Anggota Dewan Minta Pimpinan Daerah Kreatif


VIVA.co.id - Anggota Komisi V DPR Musa Zainudin meminta pimpinan daerah termasuk Kepala Satuan Pelayanan Bandara untuk kreatif menggali dana bagi pengembangan pembangunan daerahnya. Untuk pembebasan lahan, jangan minta ke pemda tetapi ke pemerintah pusat.

“Masalah pembebasan lahan untuk keperluan perluasan landasan pacu (run way) Bandara Silampari, terminal serta apron sebaiknya diajukan langsung kepada Kemenhub, jangan minta-minta kepada pemerintah daerah,” ujar Musa Zainudin di sela kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Lubuklinggau dan Musi Rawas, belum lama ini sebagai rangkaian kunjungannya ke Sumsel dan Bengkulu.

Menurut dia, anggaran pembebasan lahan nilainya cukup besar, jangan lagi dibebankan kepada pemda yang anggarannya terbatas. "Menteri Perhubungan Pak Jonan pasti ngerti lah. Hendaknya jangan lagi masalah pembebasan tanah dibebankan kepada pemda. Setelah aset bandara diserahkan, nanti dibuat masterplan, yang pasti biaya pengembangan bandara memakan dana sangat besar," ungkap dia.

Musa Zainudin didampingi sejumlah anggota Dewan lintas fraksi, dua di antaranya dari Sumsel yakni Hana Gayatri dan Fauzi Amro menegaskan kembali, pemkab dan pemkot jangan dimintai uang untuk pengembangan bandara. "Mintalah dengan Kementerian Perhubungan, uang mereka tidak cukup karena keperluan rakyat," ujarnya.

Komisi V DPR, lanjut politisi PKB ini, akan membantu untuk memberikan masukan kepada kementerian agar biaya pengembangan segera diberikan, apabila aset bandara yang saat ini dimiliki dua daerah diserahkan kepada Kemenhub.

"Dibantu Rp500 miliar, bagaimana Pak Makmur Sitorus selaku Kepala Satuan Pelayanan Bandara Silampari, cukup tidak. Nanti kami akan bantu ngomong kepada Kementerian Perhubungan. Jangan lagi minta dana pengembangan bandara kepada daerah, kasihan Lubuklinggau dengan Musi Rawas," kata Musa.

Bupati Musi Rawas Ridwan Mukti yang hadir dalam kesempatan ini meminta dukungan Komisi V DPR untuk mengembangkan Bandara Silampari yang merupakan bandara alternatif bagi masyarakat Musi Rawas dan Lubuklinggau. Sekarang ini baru bisa didarati pesawat Aviastar dan hanya sepekan dua kali yakni Selasa dan Kamis.
“Ke depan bisa didarati pesawat lain seperti Garuda, Sriwijaya Air atau Citilink,” tambah Ridwan. (www.dpr.go.id/Viva.co.id)
Share on Google Plus

0 komentar:

Posting Komentar